DHCP Server pada Ubuntu 9.04
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), merupakan suatu protokol yang mengatur mengenai pemberian alamat IP, subnet mask, default router dan beberapa parameter lain pada komputer client yang dilakukan secara otomatis. Pada kasus ini ditunjukkan langkah-langkah instalasi dan konfigurasi DHCP server pada Ubuntu 9.04.
Instalasi
Untuk membuat sebuah DHCP server diperlukan paket dhcp3-server. Instalasi paket tersebut dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Jalankan Terminal (Applications > Accessories > Terminal)
2. Instal paket dhcp3-server dengan menggunakan perintah:
Reading package lists… Done
Building dependency tree
Reading state information… Done
The following extra packages will be installed:
libcap1
Suggested packages:
dhcp3-server-ldap
The following NEW packages will be installed:
dhcp3-server libcap1
0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 3 not upgraded.
Need to get 381kB of archives.
After this operation, 946kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? –> pilih y untuk “yes”
3. Tunggu sampai proses instalasi selesai.
Konfigurasi
Konfigurasi DHCP terletak pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Sebelumnya backup terlebih dahulu file dhcpd.conf agar jika terjadi kesalahan pada saat konfigurasi, kita bisa mengembalikannya pada konfigurasi defaultnya.
1. Backup file dhcpd.conf dengan perintah:
user@server:/$ sudo cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.bak
2. Edit file dhcpd.conf dengan teks editor (gedit, nano, vi, dsb). Gunakan perintah:
user@server:/$ sudo gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
3. Cari bagian konfigurasi seperti di bawah ini:
….
# A slightly different configuration for an internal subnet.
# subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}
….
3. Hilangkan tanda # kemudian sesuaikan konfigurasinya dengan keperluan kita. Sehingga hasilnya menjadi:
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 { –> subnet dan netmask yang akan ditentukan
range 10.5.5.26 10.5.5.30; –> range IP yang akan disewakan
option domain-name-servers ns1.internal.example.org; –> nama host DNS server
option domain-name “internal.example.org”; –> nama domain
option routers 10.5.5.1; –> alamat IP router
option broadcast-address 10.5.5.31; –> alamat IP broadcast
default-lease-time 600; –> waktu penyewaan IP
max-lease-time 7200; –> waktu maksimal penyewaan IP
}
4. Simpan hasil perubahan. Restart service dhcp agar menggunakan konfigurasi terbaru dengan menggunakan perintah:
user@server:/$ sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart
5. Untuk melihat aktifitas dari DHCP, maka pengguna dapat melihat informasi terbaru dari sistem mengenai status layanan DHCP
user@server:/$ sudo netstat -uap
Possibly related posts: (automatically generated)
- Related posts on dhcp
- Cisco CCNA Certification Breakdown | jellofart’s blog
- ???????????| 0x50sec.org
- 3Com 3CR858-91 Office Connect Cable/DSL Router « Lorenzo Finnen
- Related posts on Ubuntu
- Ubuntu Web Server Install « Online Security Blog (OSB)
- Ubuntu sticks with Google » OnlySoftwareBlog
- linux ubuntu? | IT North West