Instalasi & Konfigurasi Samba pada Ubuntu 9.04

linux_samba_windowsLANSamba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.

Beberapa fungsi dari samba diantaranya:

  • Menyediakan layanan berbagi pakai (sharing) untuk file di server, sehingga dapat diakses oleh banyak client pada satu waktu.
  • Memberikan akses bagi sistem Microsoft Windows untuk bisa mengakses server UNIX dan turunannya.
  • Menghadirkan layanan berbagi pakai (sharing) printer pada jaringan.
  • Menghilangkan   keterbatasan   pengaksesan   informasi   dan   data   pada jaringan komputer yang diimplementasikan dengan banyak sistem operasi (multi OS).

Instalasi

Instalasi samba dapat dilakukan melalui terminal dengan menggunakan perintah:

# apt-get install samba

Konfigurasi

File konfigurasi samba terdapat pada /etc/samba/smb.conf. Buka file tersebut dengan menggunakan text editor (gedit, nano, vi, dsb) untuk melakukan beberapa perubahan konfigurasi. Gunakan perintah:

# nano /etc/samba/smb.conf

Yang perlu dirubah untuk konfigurasi di bawah ini adalah menyesuaikan nama workgroup yang ada pada jaringan. Sebagai contoh pada konfigurasi di atas nama workgroupnya adalah WORKGROUP.

#============= Global Settings  ==============

[global]

## Browsing/Identification ###
# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = WORKGROUP

Konfigurasi berikutnya adalah pengubahan nilai security dari samba, yang sebelumnya adalah user, menjadi share. Hal ini dilakukan agar pengaksesan suatu directory yang berbagi pakai (sharing) tersebut dapat langsung dilakukan oleh pengguna tanpa harus memasukan suatu informasi otorisasi seperti username dan password.

####### Authentication #######

# “security = user” is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
#   security = user
security = share

Contoh kasus kali ini adalah kita akan membuat sebuah directory yang akan di share yang terletak di /home/sharing. Berikut ini contoh konfigurasinya.

[berbagi]
comment = mencoba untuk berbagi
browseable = yes
writable = no
public = yes
path = /home/sharing
guest ok = yes

Penjelasan :

  • Comment: memberikan penjelasan tambahn terhadap directory bersama.

  • Browseable: memberikan hak akses melihat isi dari directory yang disharing.

  • Writable: memberikan hak akses tulis ke directory (sebaiknya tidak).

  • Public: semua komputer dapat mengakses directory sharing tersebut tanpa harus sebelumnya terhubung dalam account atau hak akses yang telah ditentukan.

  • Path: merupakan lokasi directory yang akan disharing ke jaringan.

  • Guest ok: membuat semua pengguna tanpa otorisasi dapat mengakses folder tersebut.

Berikutnya ubah hak akses ke directory /home/sharing yang digunakan sebagai directory sharing ke jaringan. Diasumsikan bahwa directory tersebut dapat dibaca dan ditulis oleh semua pengguna yang terhubung dalam jaringan, sehingga diperlukan hak akses penuh terhadap directory tersebut. Gunakan perintah:

# chmod -R 777 /home/sharing

Selesai menambahkan konfigurasi baru, maka pengguna harus melakukan restart layanan samba. Gunakan perintah:

# /etc/init.d/samba restart

* Stopping Samba daemons                                                     [ OK ]
* Starting Samba daemons                                                      [ OK ]

Pengujian

Untuk melakukan pengecekan status dari koneksi yang dilakukan melalui samba dapat menggunakan aplikasi smbstatus. Hasilnya tampak seperti di bawah ini:

# smbstatus

Samba version 3.3.2
PID    Username      Group         Machine
——————————————————————-
Service      pid     machine           Connected at
——————————————————-
IPC$         9544   iman-desktop      Mon Nov 30 16:11:50 2009

No locked files

Dari hasil pengujian di atas terlihat client dengan nama komputer iman-desktop sedang melakukan akses terhadap directory yang di share.

Possibly related posts: (automatically generated)

  • Related posts on ubuntu
  • How To Compile rTorrent From SVN In Ubuntu 9.10 Karmic Koala …
  • Ubuntu Karmic: Upgrade ALSA To 1.0.21 From PPA | Crazy Crispy’s Blog